SAMPIT – Rapat evaluasi akhir tahun kinerja SKPD yang diagendakan
Bupati Kotim secara tertutup menuai kontroversi. Cara ini dianggap
sebagai bentuk kemunduran di era keterbukaan informasi.
“Ada apa ini? Kenapa tertutup? Lihat Gubernur Jakarta Pak Ahok,
rapatnya justru diunggah ke Youtube. Lha, ini di Kotim justru tertutup,”
ungkap Pengamat Politik dan Hukum Fachri Mashuri, Selasa (23/12).
Menurut Fachri, jika alasan Supian untuk lebih memaksimalkan tugasnya
sebagai bupati, terutama memberikan peringatan kepada jajarannya yang
berkinerja buruk justru tidak masuk akal.
“Mau marah kenapa ditutupi? Lihat Pak Ahok kalau kinerja jajarannya
enggak bagus langsung dimarahi. Ini jadi efek jera karena merasa
dipermalukan,” ujarnya.
Fachri meminta agar bupati termuda di Kalteng ini, mempertimbangkan
keputusannya. Apalagi jika nanti informasi yang diberikan hanya garis
besarnya dan tidak mempublikasikan SKPD yang kinerjanya tidak baik di
tahun 2014. Ini bisa jadi anggarapan bahwa Supian justru melindungi
jajarannya. (radar sampit/sampitonline.com)
Labels:
Berita Sampit
Mau Marah Jangan Ditutupi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment