Sebelumnya Camat Mentawa Baru Ketapang, Drs. Akhmad Sarwo Oboy di
dampingi unsur Forum Koordinasi Perangkat Kecamatan (FKPK)) menggelar
upacara tradi¬sional ritual adat Tampung Tawar di tempat dibangunnnya
tugu yang dilakukan oleh Damang Kota Sampit. Dengan tujuan untuk meminta
doa keselamatan kepada yang maha kuasa agar bangunan tersebut bisa
bermanfaat dan dalam pelaksanaannya tidak terkendala hal apapun.
“ Sebelumnya tugu proklamasi tersebut sudah ada, tetapi dikarenakan tempat semula tidak memungkinkan untuk dibangun kembali tugu sejarah tersebut sebab sudah ada bangunan lain, yakni lapangan tenis dekat GOR Habaraing Hurung” terang Camat M.B Ketapang tersebut.
Rencana Bupati tersebut didukung oleh Pensiunan pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam veteran Kab. Kotim. Para mantan pejuang kemerdekaan tersebut berharap generasi muda saat ini bisa lebih menghargai perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan.
“ Sebelumnya tugu proklamasi tersebut sudah ada, tetapi dikarenakan tempat semula tidak memungkinkan untuk dibangun kembali tugu sejarah tersebut sebab sudah ada bangunan lain, yakni lapangan tenis dekat GOR Habaraing Hurung” terang Camat M.B Ketapang tersebut.
Rencana Bupati tersebut didukung oleh Pensiunan pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam veteran Kab. Kotim. Para mantan pejuang kemerdekaan tersebut berharap generasi muda saat ini bisa lebih menghargai perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan.
Dana pembangunan tugu di tengah jalan tersebut murni bantuan dari bupati Kotim secara pribadi. bukan mempergunakan dana dari pemerintah. “ Pembangunan tugu ini murni keinginan Bupati supaya jasa pahlawan dalam merebut kemerdekaan selalu terkenang ketika melihat tugu tersebut” jelas Camat yang dikenal ramah ini. Adapun biaya pembangunannya dianggarkan dana sekitar Rp 100 juta dan ditargetkan selesai sebelum tanggal 17 Agustus 2013, timpalnya lagi. (ger/df/ir)


0 comments:
Post a Comment