PALANGKA RAYA –
Sekretaris Fraksi PPP DPRD Kapuas Darwandie ternyata ‘tak mau kalah’
dengan ketua fraksinya. Meski dalam kasus yang berbeda, dia kini ikut
merasakan dinginnya jeruji besi ruang tahanan Polda Kalteng.
Penahanan
Darwandie itu buntut “nyanyian” Eddy Fahriansyah (EF) yang menyebutkan
sejumlah rekannya anggota DPRD Kapuas ikut pesta sabu bersama dirinya
beberapa hari lalu sebelum ditangkap, membuat satu persatu koleganya
diseret ke dalam pusaran penyalahgunaan narkoba. Hingga akhirnya
Darwandie ditangkap satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng.
Darwandie
ditangkap Polisi di kediamannya, Jalan Seroja Gang III, Sabtu (22/12)
dini hari sekira pukul 02.30 WIB. Dari informasi yang dihimpunKalteng Pos (Grup
JPNN.com), Darwandie ditangkap polisi setelah pulang dari Banjarmasin.
Kabar penangkapan Darwandie dibenarkan sejumlah tetangga Darwandie yang
menyaksikan penangkapan itu.
“Benar,
Pak Darwandi ditangkap polisi. Saya menyaksikan sendiri. Saat
penangkapan juga disaksikan pak RT,” kata tetangga Darwandie, sambil
wanti-wanti agar namanya jangan disebutkan, Minggu (21/12).
Dia
mengungkapkan, ada sekitar enam polisi yang menangkap politikus senior
PPP tersebut. Penangkapan Darwandie membuat istrinya histeris. Selain
Darwandie, sebelumnya Ketua Fraksi PPP Tommy juga ditahan Polda Kalteng
atas keterlibatannya dalam kasus suap RAPBD Kapuas 2015. Selain sebagai
Sekretaris Fraksi PPP, Darwandie juga menjabat sebagai Seketaris DPC PPP
Kalteng.
Diberitakan
sebelumnya, selain menangkap Darwandie, kemarin (20/12) polisi berhasil
menangkap penyuplai barang haram itu. Penangkapan barang haram itu,
setelah pengedar berinisial A mengirim SMS kepada Darwandie bahwa ada
barang (sabu). Polisi yang sudah menyita HP Darwandie langsung merespons
pesan singkat itu dan meminta Ys mengirim sabu itu ke kantor DPRD
Kapuas. (baca: Kantor DPRD Kapuas Diduga jadi Tempat Transaksi Narkoba)
Pengembangan
kasus narkoba ini kemungkinan besar tidak hanya berhenti di Darwandie.
Karena informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya tiga orang
anggota DPRD Kapuas lainnya juga diduga ikut terlibat. Bahkan hasil tes
urine-nya juga menyatakan positif mengandung narkoba.


0 comments:
Post a Comment