Labels:

Pemkab Diminta Antisipasi Banjir Sampit

banjir
SAMPIT – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah M Fahruddin memperingatkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengantisipasi banjir di Kota Sampit lantaran intensitas hujan terus meningkat.
“Jangan sampai hanya beberapa jam turun hujan, Sampit banjir. Harus diantisipasi karena curah hujan tinggi. Kondisi air pasang juga jadi memengaruhi, makanya harus menjadi perhatian,” kata Fahruddin, Minggu (21/12).
Pihaknya di DPRD juga memperjuangkan masalah ini di tingkat provinsi meski merupakan tanggung jawab pemerintah Kabupaten. Rencananya tahun 2015 akan ada bantuan untuk penanganan jalan serta drainase perumahan dan permukiman di Sampit.
“Kita dapat bantuan jalan dan drainase di tujuh lokasi di Sampit. Bantuan pembenahan saluran pembuangan air ini diharapkan bisa mengurangi rawan banjir saat hujan deras,” harap Fahruddin.  (borneonews/sampitonline.com)

0 comments
Labels:

Usai Main “Kuda-kudaan” di Hotel, Tiga Pasang Mahasiswa Digerebek

191407_817724_mesum
SAMPIT – Sebanyak 21 orang berhasil diamankan oleh tim gabungan yang melakukan razia penyakit masyarakat di Kota Sampit yang dilakukan di beberapa hotel serta lokasi yang dianggap sering dijadikan ajang mesum.
Kalteng Pos (Grup JPNN.com), Minggu (21/12) melaporkan, dari razia tersebut, tiga pasangan di antaranya tertangkap di hotel usai main “kuda-kudaan” bersama pasangan tidak resminya.
Ironisnya, ketiganya masih berstatus mahasiswa yang masih aktif di salah satu universitas di Sampit. Sedangkan 18 orang lainnya tertangkap karena mabuk di jalanan tanpa menggunakan kartu identitas serta diduga akan berbuat onar.
Kepala Satpol PP Kotim, Rihel mengungkapkan, razia ini dilakukan untuk mengantisipasi pencegahan penyakit masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru. Dalam tim ini juga ada anggota polisi serta TNI. Saat melakukan pemeriksaan di salah satu hotel di Sampit, mereka mendapati tiga pasangan tidak resmi dan  tidak membawa kartu identitas. (jpnn/ sampitonline.com)

0 comments
Labels:

Pasar Penyeimbang Dibuka Hingga Akhir Desember

pasar murah
SAMPIT – Guna meringankan beban masyarakat, akan kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang natal dan tahun baru, Pemkab Kotim bekerjasama dengan Badan Usaha Logistik (Bulog) membuka pasar penyeimbang. Pasar tersebut akan dibuka hingga Desember nanti.
“Pasar penyeimbang ini bekerjasama dengan Bulog Sub Drive Sampit untuk meringankan beban masyarakat akibat adanya kenaikan harga beberapa komoditas menjelang natal dan tahun baru,” ungkap Mudjiono Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kotim, Minggu (21/12).
Dikatakan Mudjiono kegiatan pasar penyeimbang yang juga merupakan operasi pasar itu, telah dibuka sejak 15 Desember lalu.
“Sehari bisa sampai 20 pembeli yang datang, kebanyakan mereka membeli dalam jumlah banyak,” ungkap petugas pasar penyeimbang. (radar sampit/sampitonline.com)

0 comments
Labels:

Malam Tahun Baru Diprediksi Hujan

hujan
SAMPIT – Bagi masyarakat Kota Sampit yang ingin merayakan malam tahun baruan di luar ruangan, sebaiknya menyiapkan payung sebelum ke luar rumah. Pasalnya pada malam pergantian tahun ini, Kota Sampit diperkirakan akan diguyur hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, memperkirakan akan terjadi hujan dengan intensitas ringan pada 31 Desember malam.
“Berdasarkan pengamatan kami Kota Sampit khususnya, akan turun hujan ringan,” ungkap Yulida Warni Kepala BMKG Bandara H Asan Sampit, Senin (22/12).
Seperti yang diketahui, Kota Sampit sudah memasuki musim penghujan. (radar sampit/sampitonline.com)

0 comments
Labels:

PDAM Jamin Kelancaran Distribusi Air

air pdam
SAMPIT – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dharma Tirta Sampit memastikan distribusi air bersih ke pelanggan tetap lancar, terutama di masa perayaan Natal nanti. Termasuk debit pasokan air besih, dipastikan tidak akan berkurang dari sebelumnya.
Direktur PDAM Dharma Tirta Sampit Firdaus Herman Ranggan menegaskan, ada perayaan hari besar maupun tidak, pihaknya selalu menjaga kelancaran pendistribusian air bersih kepada pelanggan.
“Hal itu sudah jadi tanggung jawab kami terhadap pelanggan, terkecuali jika ada terjadi kerusakan teknis seperti pemadaman listrik dan kendala eksternal lainnya yang bisa mengganggu distribusi air,” terangnya, Selasa (23/12).
Sementara itu, Lusia salah satu warga perumahaan Jalan Tidar Sampit, sangat berharap distribusi air PDAM tetap lancar saat peryaan Natal, agar tidak mengganggu kesibukannya di moment tersebut. (radar sampit/sampitonline.com)

0 comments
Labels:

Agenda Digelar Tertutup

supian hadi
SAMPIT – Tidak seperti biasanya agenda rapat akhir tahun yang digelar Pemkab Kotim dilakukan secara tertutup. Padahal, sejak dilantik tahun 2010 lalu, Supian Hadi selalu menggelar rapat secara terbuka. Rapat yang diagendakan 31 Desember akan digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotim.
“Rapat evaluasi akan kami laksanakan tanggal 31 Desember, tetapi maaf tertutup karena ada beberapa poin yang kami bahas secara internal,” ucap Supian, Senin (22/12).
Menurut Supian, evaluasi akhir tahun yang dilaksanakan secara tertutup dilakukan agar tugasnya sebagai Bupati Kotim, untuk memberikan peringatkan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang kinerjanya buruk, dapat lebih maksimal lagi. Termasuk tanpa adanya campur tangan dari rekan media cetak maupun elektronik, yang biasanya meliput kegiatan tersebut.
“Paginya tertutup, tetap hasilnya kami informasikan garis besarnya saja, bagaimana saya didalam menjalankan tugas sebagai bupati? Ya, biar kepala SKPD saja yang tahu,” ujarnya. (radar sampit/sampitonline.com)
photo : Bupati Kotim Supian Hadi

0 comments
Labels:

Kabupaten Seruyan Targetkan Sengketa Lahan Selesai Tiga Tahun

bibit padi
SAMPIT – Sebanyak 250 petani yang mengalami kegagalan panen atau puso tanaman padi mendapatkan bantuan benih padi dari Dinas Pertanian Peternakan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (DP3KP) Kotawaringin Timur.
“Padi petani yang gagal panen itu untuk musim tanam April-September (Asep) 2014 akibat kekeringan dampak dari musim kemarau yang terjadi sejak Juni hingga akhir Agustus lalu,” kata Kepala DP3KP I made Dikantara, Selasa (23/12).
Bantuan benih padi bagi petani itu diperuntukkan bagi musim tanam Oktober-Maret (Okmar) 2012/2015.
“Bantuan itu kami harapkan bisa meringangkan beban petani dan bisa kembali membangkitkan semangat petani. Karena sebelumnya mereka telah mengalami kerugian jutaan rupiah akibat gagal panen,” ujar dia. (borneonews/sampitonline.com)

0 comments
 
INFO ONLINE SAMPIT © 2012 | Redesigned by IOS, in collaboration with gi-network.net , IOS and Google.Co.Ltd